permainan ini sangat membingungkan seperti labirin, menyeramkan seperti rumah hantu, menegangkan seperti tong setan, memikirkan seperti tebak-tebakan, mengorbankan seperti main judi, memperjuangkan seperti tembak - tembakan tapi sekarang sepi.... toko telah tutup kapan kembali dibuka aku ingin menyelesaikan ketegangan supaya akku bisa memperoleh aapa saja yang aku incar dan impian datang senang
Pena Sang Seniman 5
apa daya jika mataku lapar melihat keserasian dibngun atas dasar toleransi dan introspeksi mengirim argument tentang privasi dan saling menetralisasi ambisi yang timbul atas dasar hewani dan merekrut nurani untuk jadi waktu dan pikiran untuk jadi tempt apakah rencana bisa mewujudkan kenyataan ataukah kenyataan yang bisa membuktikan rencana mungkin braile yang tergores di tangan telah jelas tergambar di pikiran dan mudah dihafal lantunan maka jika nyanyian sehari lima waktu itu terdengar apakah hibernasi bisa menurunkan harga diri atau menjual start lari
Pena Sang Seniman 4
kipas angin di kamar ingatkan pada pikiran yang di replay dg tempo yang diperlambat menjadikan suara lebih besar dan diatur mundur diingat apakah ada gambar kongkrit yng cacad karena editanku maklum baru belajar .... butuh jalan tanpa lubang dan harus ada penunjuk berwarna hijau dan lampu ketika lewti kegelapan dan dan bahan bakar sumbangan...
Pena Sang Seniman 3
Jika lingkaran dibagi tepat di tengah2 titik pusat semua dibagi rata satu persatu tidak ada yang tertinggal mungkin tanganku bisa menarikmu keluar dari dalam rumah yang sangat terang karena yakinlah di luar meski gelap kau bisa rasakan ketenangan meski dingin kau bisa tidur di aspal tanpa AC, Maaf jika editanku cacad mungkin aku belum berpengalaman... Butuh pengajaran dan sasaran siap terjang.
Pena Sang Seniman 2
Tak sedikitpun Ku tak ingin membedakan, dan mereka menyatakan bahwa kita berbeda dengan mereka,, tp apakah perbedaan harus dipublikasikan? Lantas siapakah kita resistensisme, kolonialisme, rebelisme ataukah mereka mengaku2 berbeda demi kemegahan mereka...
Pena Sang Seniman 1
Aku telanjang dipersimpangan terpampang diperaduan telentang dikabin blakang hingga terkenang untuk skarang bukanlah gelas yang pecah berserakan tp tak bisa disatukan bukanlah bubur yang tak bisa dinasikan bukanlah arang yang tak bisa dibukukan tapi hanya sampah yang bisa didaur ulang yah .... Buat aku jd yang berguna
Sunrise Untukku
Lelah merayapi kaki yang telanjang





